Selasa, 31 Desember 2013

Karena Dirimu

Bismillahirrahmanirrahim..



Di tahun 2013 ini, aku ingin memulai dengan sebuah tulisan yang belum pernah kuukir sebelumnya.. Aku memulai dari hati yang tak pernah disinggahi perasaan ini sebelumnya.. Tuhan, inikah cinta? Yang membuat irama dalam setiap degup jantungku kala kuberada di dekatnya.. yang memberiku secercah cahaya dalam gelapnya lorong hati ini..

Hujan di sore ini.. ingatkan aku tentangmu, tentang cinta yang kuukir sendiri setiap waktu.. dan disela rintik hujan yang mengalir jelas di kaca-kaca yang terpahat di dinding ini, kuderaikan air mata ini.. Perih, sangat perih aku rasa.. Ya Rahman.. aku hanya dapat menangis, aku hanya dapat diam, aku gundah tentang apa yang mesti aku perbuat..

Ya Allah, mengapa Engkau jadikan aku seorang wanita yang lemah? Aku mencintai dia, tulus.. benar-benar tulus kugenggam cinta ini, namun mengapa sangat perih buahnya?
Cinta.. ada apa denganmu?

Jika cinta itu indah dalam arti saling mengasihi, tapi mengapa harus ada air mata yang mengalir di pipi? Kisahku menangisi cinta itu membuatku semakin takut untuk mengenalnya lebih jauh lagi.. Cinta, deritakah yang harus kualami di dalamnya? Sesalkah yang nanti kualami di akhirnya? Cinta manakah yang takkan terlukiskan perih di dalamnya? Kurasa sekarang aku sadar, bahwa cinta itu adalah.. Mencintai Rabb yang sesungguhnya telah menyemaikan cinta di antara kita. Cinta yang abadi, dengan balutan keridhoan dan kebahagiaan serta ketentraman jiwa yang akan kurasakan.. yaitu mencintaimu atas nama Rabb-ku, Islam-ku dan kamu..

Ya Allah.. aku tahu dan aku percaya dengan apa yang telah Engkau goreskan dalam setiap lembar kisah hidupku yang tak lama ini.

Aku sadar, bahwa Engkau telah menetapkan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya, Insya Allah.. yang kan menjadi teman baru dalam kisahku nanti.. Dan aku menyerahkan semua keputusan itu pada-Mu ya Rabb, karena aku sangat percaya, kelak Engkau akan memilihkan bagiku seseorang yang terbaik untukku.

Wahai pemilik hati yg dengannya aku rindu, telah berapa lama ku menunggu, seiring berlalunya waktu. Namun, baru kusadari ia bagaikan syair, memberi irama namun tak berwujud, menemani dikala sendiri tapi hanya fatamorgana, seakan bayangan fana. Wahai pelipur lara yg dengannya aku kasih, disini.. aku tak dapat berhenti menantimu, walaupun aku tahu bahwa itu mustahil bagiku, dan aku telah menanti angan-angan yg tak mungkin kudapatkan, Tapi aku tidak peduli, ketika ia berubah menjadi harapan semu yg tak dapat merubah mimpiku..

Terkadang, dalam cinta.. kutemukan separuh semangat hidupku. Dalam cinta, kutemukan kembali siapa diriku yg sebenarnya. Dalam cinta, kubisa mengukir harap. Namun dalam cinta pula.. kuderai air mata, entah air mata haru, sedih, kecewa, perih dan sebagainya.


Yang pasti, dalam cinta aku belajar memahami kehidupan..

♥ Aku
♥ Keluargaku (Umi, Abi, Muadz, Zaenab, Afifah)
♥ Sahabatku (kak Khadijah, teteh Fathimah, Hilyah, Rasyida, Sasa, Naura, Suci)
♥ Orang-orang yang menyayangiku
♥ Dan.. Dia.

My Love ! Terimakasih karena sudah hadir dalam hidupku.

Sabtu, 30 Maret 2013

Ahlus Sunnah Wal Jama'ah

Bismillahirrahmanirrahim..


"Dan demikian kami telah menjadikan kamu (ummat Islam) sebagai ummat pertengahan agar kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.."

Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang mengambil teladan dari Rosulullah dalm perkataannya, perbuatannya dan persetujuannya baik dalam ucapan maupun perbuatan dan keyakinan, dan mereka adalah kelompok yang selamat dan kelompok yang ditolong.

Sesungguhnya agama ini (Islam) mudah, dan barangsiapa yang bersikap keras dalam agama, maka dia akan dikalahkan. Maka perbaikilah, dekatkanlah, berilah kabar-kabar gembira, dan minta pertolongan hanya pada Allah di waktu pagi dan sore dan di kegelapan malam.

Maksud dari umat pertengahan adalah :

1.  Dalam hal 'Hak para nabi dan ulama'
    @ Yahudi : Suka membunuh para nabi (meremehkan nabi)
    @ Nashrani : Mereka berbuat ghuluw (berlebihan) sampai memuja nabi
    @ Ahlus Sunnah : Pertengahannya, yaitu mereka menghormati para nabi namun tidak berlebihan

2.  Dalam hal 'Rububiyah dan Uluhiyah Allah'
    @ Komunis : Meyakini tidak adanya tuhan
    @ Wihdatul Wujud : Meyakini tuhan ada dimana-mana
    @ Ahlus Sunnah : Pertengahannya, yaitu meyakini bahwa Allah Maha Esa di Arsy

3.  Dalam hal 'Keimanan'
    @ Khowarij : Memvonis kafir pelaku dosa besar bagi orang yang bertauhid pada Allah
    @ Murji'ah : Meyakini tidak berkurangnya iman bagi pelaku dosa besar (tidak pengaruh)
    @ Ahlus Sunnah : Pertengahan, yaitu pelaku dosa besar masih beragama Islam namun imannya berkurang

4. Dalam hal 'menyangkut tentang takdir'
    @ Qodariyyah : Tidak meyakini bahwa Allah menciptakan sifat / perbuatan manusia dan tidak berkuasa atas perbuatannya
    @ Jabariyyah : Meyakini bahwa manusia dipaksa melakukan perbuatan, manusia tidak memiliki pilihan antara taat dan maksiat
    @ Ahlus Sunnah : Meyakini bahwa Allah menciptakan sifat manusia dan memiliki pilihan hidup yaitu memilih taat atau bermaksiat

5.  Dalam hal 'hak para sahabat'
    @ Rofidhah : Menyembah sahabat (Ali bin Abi Thalib)
    @ Khowarij : Mmbenci sahabat (Ali bin Abi Thalib)
    @ Ahlus Sunnah : Menghormati para sahabat namun tidak berlebihan.


Semoga bermanfaat.


Jumat, 02 Maret 2012

IPA : Gaya

Bismillahirrahmanirrahim
Langsung aja, kali ini Icha mau ngebahas tentang :

GAYA

A. Besaran Gaya

Kamu tentu sering mendengar kata gaya. Apakah pengertian dari kata gaya yang sering kamu dengar tersebut? Samakah pengertian tersebut dengan gaya dalam sains? Untuk mengetahui jawabannya, mari mempelajari tentang Gaya.

Pengertian Gaya

Dalam sains, gaya didefinisikan sebagai suatu tarikan atau suatu dorongan. Pengaruh gaya pada benda antara lain sebagai berikut :

a. Menyebabkan perubahan pada kecepatan gerak benda
b. Menyebabkan benda diam menjadi bergerak dan sebaliknya
c. Mengubah arah gerak benda
d. Mengubah bentuk suhu benda

Dapatkah kamu menyebutkan jenis-jenis gaya? Gaya terdiri atas : Gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Tahukah kamu, apakah gaya sentuh dan gaya tak sentuh itu?

Gaya sentuh adalah gaya yang bekerja pada suatu benda dengan melalui sentuhan pada permukaan benda tersebut.

Gaya tak sentuh dapat didefinisikan sebagai gaya yang bekerja pada benda tanpa menyentuh benda tersebut.

Gaya dapat diukur dengan menggunakan neraca pegas atau dinamometer. Satuan gaya dalam SI (Sistem Internasional) adalah Newton (N). Satuan ini digunakan untuk menghormati tokoh Fisika Sir Isaac Newton. Satuan lain yang juga sering digunakan adalah Dyne, di mana 1 Newton setara dengan 100.000 dyne.


B. Hukum Newton tentang Gaya

Hukun Newton I

Sebuah benda terus dalam keadaan diam atau terus bergerak dengan kelajuan tetap, kecuali jika ada gaya luar yang memaksa benda tersebut mengubah keadaannya.

Hukum Newton II

Percepatan yang di hasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya dan berbanding terbalik massa benda.

Hukum Newton III

Jika kamu memberikan gaya pada suatu benda (gaya aksi), kamu akan mendapatkan gaya yang sama besar, tetapi arahnya berlawanan (gaya reaksi) dengan gaya yang kamu berikan.


C. Analisis Gaya Gesekan dan Gaya Berat

Gaya Gesekan

Kekasaran dan kehalusan bentuk permukaan dapat memengaruhi besar gaya gesekan. Sebaliknya, semakin halus bentuk permukaan, semakin kecil gaya geseknya.

Apakah keuntungan gaya gesek bagi manusia?

a. Akibat adanya gaya gesek, kamu dapat berjalan di atas tanah dengan nyaman. Jika tidak ada gaya gesek, mustahil kamu dapat berjalan karena kamu pasti tergelincir.
b. Gaya gesekan antara ban mobil dengan jalan membuat mobil dapat berjalan dengan baik, Jika tidak ada gaya gesek, mobil tidak akan bergerak dengan baik karena mobil tersebut pasti tergelincir.
c. Gaya gesek dapat di manfaatkan pula pada rem kendaraan. Dengan adanya gaya gesekan antara karet rem dan roda kendaraan, maka kamu dapat mengurangi atau menghentikan gerak kendaraan.

Kerugian gaya gesek bagi manusia adalah sebagai berikut :

a. Gaya gesek pada bagian-bagian yang ada dalam mesin mobil atau motor dapat menimbulkan panas yang berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan mesin mobil cepat rusak. Untuk mengatasi hal ini mesin di beri oli agar gesekan antara bagian-bagian mesin lebih kecil.
b. Gesekan antara ban mobil dan jalan menyebabkan ban mobil cepat aus. Selain itu, gesekan ini dapat menghambat gerak mobil sehingga mobil tidak dapat bergerak dengan kelajuan tinggi.
c. Gesekan antara air laut dan kapal laut dapat menghambat gerak kapal laut. Untuk mengatasi hal ini, ujung kapal laut di buat lancip sehingga gesekan antara kapal laut dan air laut dapat di perkecil.


Hoaam... Aduh, Icha udah ngantuk nih...
Di lanjutin besok ya temen-temen...





Rabu, 11 Januari 2012

TIK : Paragraf dan Kolom Dokumen

Bismillahirrahmanirrahim.


Sumber : GOOGLE


Langsung aja ya teman-teman...
Kali ini Aisyah (eh, pakai nama Icha aja ya, lebih simpel dan itu nama kesukaanku kalau di panggil teman-teman, tapi Aisyah juga boleh) mau post pelajaran TIK (Teknologi Infornasi dan Komunikasi)...
Kebetulan Icha sekarang udah sampai BAB III, jadi gak papa ya Icha tulisnya langsung BAB III...


BAB III
Paragraf dan Kolom Dokumen

1. Mengatur Paragraf 

*Perataan Secara Horizontal :
  @ Menggunakan mouse :  - Align Left
                                           - Align Right
                                          - Justify
                                           - Center
  @ Menggunakan tombol yang ada di keyboard : 
       - Ctrl dan L  =>  Untuk perataan kiri
       - Ctrl dan E  =>  Untuk perataan tengah
       - Ctrl dan R  =>  Untuk perataan kanan
       - Ctrl dan J  =>  Untuk perataan kanan kiri

*Perataan secara vertikal, ada 4 pilihan :
  @ Perataan atas (Top)
  @ Perataan tengah (Center)
  @ Perataan atas bawah (justify)
  @ Perataan bawah (bottom)

Langkah-langkah untuk mengatur perataan vertikal :
- Dari meni File, klik Page Setup, kotak dialog Page Setup akan di tampilkan
- Klik Tab Layout
- Di kotak pilihan vertikal alignment, pilihlah tipe perataan vertikal yang diinginkan
- Klik tombol OK

2. Mengatur Indent
Indent adalah pergeseran teks paragraf dari margin kiri / margin kanan.
Indent ini untuk menentukan jarak teks paragraf dengan margin kiri atau kanan halaman dokumen.

Caranya :
- Pilihlah paragraf yang akan kita atur indent-nya
- Dari menu Format, klik Paragraph, kotak dialog Paragraph akan di tampilkan
- Klik Tab Indents and Spacing
- Di bagian Indentation, di kotak up-down left, tentukan jarak indent kiri paragraf
- Di kotak up-down right, tentukan jarak indent kanan paragraf

* Mengatur Indent Baris
Indent untuk baris ada 2 :
@ Indent baris pertama (First line indent) yaitu pengaturan indent untuk baris pertama dari sebuah paragraf
@ Indent menggantung (hanging indent) yaitu pengaturan indent untuk barisb kedua dan baris seterusnya di paragraf

Langkah-langkah untuk mengatur indent baris :
- Pilihlah paragraf yang akan diatur indent-nya
- Dari menu format, klik paragraph, maka kotak dialog paragraph akan di tampilkan
- Klik tab indent and spacing
- Di bagian Indentations, di kotak special, pilihlah tipe Inden baris yang kita inginkan (First line / Hanging), kemudian di kotak by, masukkan besar Indent yang kita inginkan
- Klik tombol OK

Nb : Outdent = Indent negatif, yaitu pengaturan indent yang melewati batas margin halaman yang sudah di tentukan.

3. Mengatur Spasi Paragraf
Spasi Paragraf yaitu : Ruang kosong yang terdapat di atas / di bawah paragraf

Langkah-langkah :
- Bloklah paragraf yang akan di atur spasinya
- Dari menu Format, klik Paragraph, kotak dialog paragraph akan ditampilkan
- Klik tab indents and spacinf
- Di bagian spacing, pada kotak before, pilihlah / masukkan jarak antara paragraf sebelumnya dengan paragraf yang dipilih
- Pada kotak after, pilihlah / masukkan jarak antara paragraf yang dipilih dengan paragraf sesudahnya
- Klik tombol OK

*Mengatur Spasi Baris
Spasi baris yaitu spasi untuk menentukan jarak vertikal antara sebuah baris dengan baris yang lain dalam sebuah paragraf.

Langkah-langkah mengatur spasi baris :
- Bloklah paragraf yabf ingin diatur spasi barisnya
- Dari menu format, klik Paragraph, kotak dialog akan di tampilkan
- Klik tab indents and spacing
- Di kotak line spacing, pilihlah spsai baris yang diinginkan
- Klik tombol OK

Alhamdulillah 'Ala Kulli Haal...
Selesai sudah pelajaran hari ini...

Capek dan pegel sih, tapi aku senang kok bisa share ke teman-teman...  ^_^





Fiqih : Sholat Istisqa


Bismillahirrahmanirrahim


Gambar dari : GOOGLE


Kali ini Aisyah mau post pelajaran Fiqih, sebenarnya sih bukunya pakai buku Arab yang isinya semua bacaannya gundul, ya boleh di bilang kitab gundul lah...
Dulu, Aisyah selalu ketawa kalau ada yang bilang kitab gundul, soalnya Aisyah ga tau artinya, tapi sekarang udah tau, maksudnya kitab gundul itu kitab yang ga ada harokatnyaa...

Ok, back to the Fiqih, tadi tuh ustadz yang ngajar fiqih datang terlambat, jadi waktu ngejelasinnya cuma sebentar, ya udah bahasannya juga cuma sedikit, tentang Shalat Istisqa, kalau mau lebih lengkapnya bisa cari di google, Insya Allah lengkap !

Berikut Aisyah share terjemahan yang berhasil Aisyah tulis sementara ustadz-nya menjelaskan :

Shalat Istisqa
(Shalat meminta hujan atau air)


Seharusnya bagi seorang muslim selalu menyadari untuk merasa sangat butuh kepada Allah dan sangat memerlukan-Nya, dan tidak tertipu dengan segala kemudahan dari sarana-sarana berlimpahnya air (misalnya karena merasa banyak air, kran terus di buka padahal bak sudah penuh), sarana-sarana itu pada hakikatnya adalah bentuk nikmat dari Allah, maka kita harus selalu bersyukur dengan tidak boros-boros air.
Ingatlah bahwa sesungguhnya tidak turunnya hujan merupakan ujian dari Allah untuk hambanya agar kembali kepada-Nya dengan mengerjakan amal-amal shalih dan taubat dari dosa-dosa dan maksiat, dan khususnya bagi yang menahan zakat (maksudnya : karena adanya seseorang yang tidak mau mengeluarkan zakat, itu bisa menjadi penyebab tidak turunnya hujan sebagai rahmat Allah ke daerah tersebut)

*Pengertian Istisqa*
Istisqa adalah adalah meminta hujan ketika kekeringan, dan cara meminta hujan itu ada 3 cara :
1. Sholat berjamaah dengan khutbah dan do'a (yang sifatnya khusus) dan itulah yang paling sempurna  (Sebaiknya di lakukan di tanah lapang)
2. Do'a di akhir khutbah Jum'at
3. Do'a kapan saja untuk meminta hujan

*Waktu yang disyariatkan sholat Istisqa*
Waktu disyariatkannya sholat Istisqa adalah ketika tanah mulai kering, hujan tertahan, terhentinya mata air dan sumur-sumur, tidak ada hujan, sungai-sungai kering, dll.

*Hukumnya*
Sholat Istisqa hukumnya Sunnah Muakkadah, karena sesuai dengan apa yang dilakukan nabi, sebagaimana hadits dari Abdullah bin Zaid, yang artinya :


"Nabi keluar menuju Musholla, melaksanakan sholat Istisqa dengan menghadap kiblat dan memindahkan sorbannya (mengubah posisi sorbannya) dan sholat 2 rokaat"


*Waktunya*
Dimulai sejak naiknya matahari setinggi tombak / kurang lebih 15 menit setelah terbitnya matahari sampai matahari terselincir...


Alhamdulillah 'Ala Kulli Haal...
Selesai sudah pelajaran Fiqih hari Rabu ini, Insya Allah kita lanjutkan minggu depan yach...  ^_^



Wassalamualaikum,


Selasa, 10 Januari 2012

Hadits 24 : Larangan Berbuat Dzalim

Bismillahirrahmanirrahim...

Gambar dari : GOOGLE


Sebenarnya, hadits yang kami gunakan di sekolah menggunakan hadits-hadits pilihan, saat kami sampai di hadits ke- 6 ternyata sama persis dengan hadits ke 24 yang ada di Hadits Arbain, kebetulan aku punya buku hadits arbain seperti di atas...
Nah, kami di tugaskan untuk menghafal hadits itu...
Berikut haditsnya, ayo menghafal bersama :

عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْغِفَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  فِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنَّهُ قَالَ : يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلىَ نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّماً، فَلاَ تَظَالَمُوا . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ  ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ، فَاسْتَهْدُوْنِي أَهْدِكُمْ . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ جَائِعٌ إِلاَّ مَنْ أَطْعَمْتُهُ فَاسْتَطْعِمُوْنِي أَطْعِمْكُمْ . يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ عَارٍ إِلاَّ مَنْ كَسَوْتُهُ فَاسْتَكْسُوْنِي أَكْسُكُمْ . يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ تُخْطِئُوْنَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَناَ أَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعاً، فَاسْتَغْفِرُوْنِي أَغْفِرْ لَكُمْ، يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ لَنْ تَبْلُغُوا ضُرِّي فَتَضُرُّوْنِي، وَلَنْ تَبْلُغُوا نَفْعِي فَتَنْفَعُوْنِي . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا زَادَ ذَلِكَ فِي مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِي صَعِيْدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُوْنِي فَأَعْطَيْتُ كُلَّ وَاحِدٍ مَسْأَلَتَهُ   مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِي إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمَخِيْطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ .   يَا عِبَادِي إِنَّمَا هِيَ أَعَمَالُكُمْ أُحْصِيْهَا لَكُمْ ثُمَّ أُوْفِيْكُمْ إِيَّاهَا فَمَنْ    وَجَدَ خَيْراً فَلْيَحْمَدِ اللهَ وَمَنْ وَجَدَ غَيْرَ ذَلِكَ فَلاَ يَلُوْمَنَّ إِلاَّ نَفْسَهُ .
[رواه مسلم]
Terjemah hadits / ترجمة الحديث :
Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuanhu dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam sebagaimana beliau riwayatkan dari Rabbnya Azza Wajalla bahwa Dia berfirman: Wahai hambaku, sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim. Wahai hambaku semua kalian adalah sesat kecuali siapa yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan kalian hidayah. Wahai hambaku, kalian semuanya kelaparan kecuali siapa yang aku berikan kepadanya makanan, maka mintalah makan kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian makanan. Wahai hamba-Ku, kalian semuanya telanjang kecuali siapa yang aku berikan kepadanya pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian pakaian. Wahai hamba-Ku kalian semuanya melakukan kesalahan pada malam dan siang hari dan Aku mengampuni dosa semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni. Wahai hamba-Ku sesungguhnya tidak ada kemudharatan yang dapat kalian lakukan kepada-Ku sebagaimana tidak ada kemanfaatan yang kalian berikan kepada-Ku. Wahai hambaku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari kalangan manusia dan jin semuanya berada dalam keadaan paling bertakwa di antara kamu, niscaya hal tersebut tidak menambah kerajaan-Ku sedikitpun. Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari golongan manusia dan jin di antara kalian, semuanya seperti orang yang paling durhaka di antara kalian, niscaya hal itu mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun juga. Wahai hamba-Ku, seandainya  sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir semuanya berdiri di sebuah bukit lalu kalian meminta kepada-Ku, lalu setiap orang yang meminta Aku penuhi, niscaya hal itu tidak mengurangi apa yang ada pada-Ku kecuali bagaikan sebuah jarum yang dicelupkan di tengah lautan. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya semua perbuatan kalian akan diperhitungkan untuk kalian kemudian diberikan balasannya, siapa yang banyak mendapatkan kebaikaan maka hendaklah dia bersyukur kepada Allah dan siapa yang menemukan selain (kebaikan) itu janganlah ada yang dicela kecuali dirinya.
(Riwayat Muslim)
Pelajaran yang terdapat dalam hadits / الفوائد من الحديث:
  1. Menegakkan keadilan di antara manusia serta haramnya kezaliman di antara mereka merupakan tujuan dari ajaran Islam yang paling penting.
  2. Wajib bagi setiap orang untuk memudahkan jalan petunjuk dan memintanya kepada Allah ta’ala.
  3. Semua makhluk sangat tergantung kepada Allah dalam mendatangkan kebaikan dan menolak keburukan terhadap dirinya baik dalam perkara dunia maupun akhirat.
  4. Pentingnya istighfar dari perbuatan dosa dan sesungguhnya Allah ta’ala akan mengampuninya.
  5. Lemahnya makhluk dan ketidakmampuan mereka dalam mendatangkan kecelakaan dan kemanfaatan.
  6. Wajib bagi setiap mu’min untuk bersyukur kepada Allah ta’ala atas ni’mat-Nya dan taufiq-Nya.
  7. Sesungguhnya Allah ta’ala menghitung semua perbuatan seorang hamba dan membalasnya.
  8. Dalam hadits terdapat petunjuk untuk mengevaluasi diri (muhasabah) serta penyesalan atas dosa-dosa

Sumber : Klik ini


Awalnya, aku merasa kayaknya susah menghafal hadits ini, soalnya panjang dan banyak yang samanya...  ^_^
Tapi setelah di coba menghafal satu per satu, Alhamdulillah akhirnya hafal jugaa...


Ayo teman-teman juga ikut menghafal bersamaku !


Pelajaran hadits pertama kali ini, cukup sampai sini dulu yaaa...
Aku mau melancarkan lagi bacaanku...


Selamat menghafal semuanyaa...


Sabtu, 24 Desember 2011

Give Away!!!


Bismillah.

Sekilas Info...

Ada GIVE AWAY lho dari kakak Floria Yasmin!!!

Ayo ikutann!!!

Ke Sini yaa... : http://floriayasmin.blogspot.com/2011/11/second-giveaway-year-end-giveaway.html

Demikian sekilas Info.

Jumat, 23 Desember 2011

Give Away nih dari Kupunya Handmade

Bismillah.
Maaf ya meski ga nyambung posting di blog pelajaran, tapi aku males mosting di Dear Diary ku, blog itu agak ribet dan berantakan...
Kalau ini kan masih alami dan simpel.

Langsung aja yaa...
Ada Give Away lho dari Kupuya Handmadee...
Ku ucapkan selamat buat brand barunya dan produknya...

Ayo teman-teman ikutan... ^_^

Ini link-nya : http://b3craft.blogspot.com/2011/12/end-of-year-giveaway.html

Kisah Kebencian dan Racun

Seorang gadis baru menikah dengan pria idamannya dan tinggal di Wisma Mertua Indah.
Dalam waktu singkat, ia mengetahui bahwa ia sangat tidak cocok tinggal dengan ibu mertuanya, dikarenakan karakter mereka sangat jauh berbeda. dan ia sangat tidak menyukai kebiasaan ibu mertuanya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimHruv0dlFpt8sfYq4m1ARAYZiNP93yE6M4vMPV40iRD6lFyxG1AY2X7fGSRHVEgvAfrqqsQ2UE1JuzCVObrziQcXmyuJQnyyKiHdnU5wQ57Zh6MvywTgr9bFk0o4fu7UoaUP7KkzTRgw0/s1600/Lima+jurus+rahasia+mengeluarkan+racun+yang+mutlak+ampuh.jpg

Hari berganti hari begiti pula bulan berganti bulan, ia dan ibu mertuanya tidak pernah berhenti berdebat dan bertengkar, dan yang membuat ia semakin kesal adalah adat istiadat di daerah itu yang mengharuskan ia untuk selalu menundukkan kepala untuk menghormati mertuanya dan mentaati peraturannya.

Semua kemarahan dan ketidak bahagiaan di dalam rumah itu menyebabkan kesedihan yang sangat mendalam pada hati suaminya yang berjiwa sederhana.

Akhirnya ia tidak tahan lagi dengan sifat buruk dan kelakuan ibu mertuanya, dan ia benar-benar telah bertekat untuk melakukan sesuatu.
Ia lalu pergi menjumpai seseorang teman ayahnya dan mempunyai Toko Obat Cina.

Ia menceritakan situasinya dan meminta untuk dibuatkan ramuan racun yang sangat kuat untuk diberikan kepada ibu mertuanya.
Teman ayahnya tersebut berpikir keras sejenak lalu berkata "Saya mau membantu kamu menyelesaikan masalah mu, tetapi kamu harus mendengarkan dan mentaati apa yang saya sarankan?".
Lalu ia berkata " baiklah saya akan mengikuti apa saja yang bapak katakan. Apa yang harus saya perbuat?"
Lalu teman ayahnya tersebut masuk kedalam dan tak lama kemudian kembali dengan membawa segenggam bungkusan.
Kemudian berkata "Kamu tidak bisa memakai racun yang keras dan mematikan seketika untuk menyingkirkan ibu mertuamu, karena hal itu akan membuat semua orang akan menjadi curiga, oleh karena itu saya akan memberimu ramuan beberapa jenis tanaman obat yang perlahan-lahan akan menjadi racun dalam tubuhnya".
teman ayahnya melanjutkan " Setiap hari, sediakan makanan yang enak-enak dan masukkan sedikit ramuan obat ini kedalamnya. Lalu, supaya tidak ada yang curiga saat ia mati nanti, ka mu harus hati-hati sekali dan bersikap sangat bersahabat dengannya. Jangan berdebat dengannya taati semua kehendaknya dan perlakukan dia layaknya seorang ratu".

Ia sangat senang. kemudian berterima kasih kepada teman ayahnya tersebut dan buru-buru pulang kerumah untuk memulai rencana membunuh ibu mertuanya.

Hari demi hari, minggu demi minggu pun telah berlalu.
setiap hari ia melayani mertuanya dengan makanan yang enak-enak yang sudah "dibumbuinya".
Ia mengingat semua petunjuk dari teman ayahnya tentang hal mencegah kecurigaan. Maka ia mulai belajar untuk mengendalikan amarahnya dan mentaati perintah ibu mertuanya serta memperlakukan layaknya ibunya sendiri.

Setelah enam bulan lewat, suasana di dalam rumah itu berubah secara drastis.
Ia sudah mampu mengendalikan amarahnya sedemikian rupa sehingga ia menemukan dirinya tidak pernah marah lagi atau kesal,
Ia tidak pernah berdebat lagi dengan ibu mertuanya selama enam bulan terakhir, karena ia mendapatkan ibu mertuanya kini tampak lebih ramah kepadanya.

Sikap ibu mertua terhadapnya telah berubah dan mulai mencintainya seperti putrinya sendiri.
Ibu mertuanya terus menceritakan kepada kawan-kawan dan sanak familinya bahwa dia adalah menantu yang paling baik yang ia peroleh.
Ia dan ibu mertuanya saling memperlakukan satu sama lain layaknya seorang ibui dan anak yang sesungguhnya. Suaminya pun sangat bahagia me nyaksikan semua ini terjadi.

Suatu hari ia pergi ke Toko Ramuan untuk menemui teman ayahnya dan meminta bantuannya sekali lagi.
Ia berkata " Pak, tolong saya untuk mencegah supaya racun yang saya berikan kepada ibu mertua saya tidak sampai membunuhnya!!.. Ia telah berubah menjadi seorang wanita yang begitu baik, sehingga saya sangat mencintainya seperti kepada ibu saya sendiri. Saya tidak mau dia mati karena racun yang saya berikan kepadanya"
Teman ayahnya tersenyum dan mengangguk-anggukan kepalanya "Tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. Saya tidak pernah memberi kamu racun. Ramuan yang saya berikan kepadamu hanyalah ramuan penguat badan untuk menjaga kesehatan beliau"
Ia melanjutkan "Satu-satunya racun yang ada adalah yang terdapat didalam pikiranmu sendiri, dan di dalam sikapmu terhadapnya, tetapi semua itu telah tersapu bersih dengan cinta yang kamu berikan kepadanya."

SADARKAH ANDA BAHWA SEBAGAIMANA ANDA MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN MAKA DEMIKIANLAH PERSIS MEREKA MEMPERLAKUKAN ANDA?????

Keputusan Hakim yang Bijaksana

Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota , orang-orang miskin nyaris kelaparan.

http://wpcontent.answcdn.com/wikipedia/commons/thumb/a/a4/American_judge.jpg/300px-American_judge.jpg

Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri septong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya. Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya.

Hakim itu menghela nafasnya. Sebenarnya ia enggan menghakimi wanita ini.
Tetapi ia tidak punya pilihan lain. "Maafkan saya," katanya sambil memandang wanita itu. "Saya tidak bisa membuat pengecualian. Hukum adalah hukum, jadi Anda harus dihukum. Saya mendenda kamu sepuluh dolar, dan jika kamu tidak mampu membayarnya maka kamu harus masuk penjara sepuluh hari."

Wanita itu tertunduk, hatinya remuk. Tanpa disadarinya, sang hakim mencopot topinya, mengambil uang sepuluh dolar dari dompetnya, dan meletakkan uang itu dalam topinya. Ia berkata kepada pengunjung sidang:
"Saya juga mendenda masing-masing orang yang hadir di ruang sidang ini sebesar lima puluh sen karena tinggal dan hidup di kota dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk menyelamatkan cucunya dari kelaparan. Tuan Bailiff, tolong kumpulkan dendanya dalam topi ini lalu berikan kepada terdakwa."

Akhir cerita, wanita itu meninggalkan ruang sidang sambil mengantongi empat puluh tujuh dolar dan lima puluh sen, termasuk di dalamnya lima puluh sen yang dibayarkan oleh penjaga toko yang malu karena telah menuntutnya. Tepuk tangan meriah dari kumpulan polisi New York , dan staf pengadilan yang berada dalam ruangan sidang mengiringi kepergian wanita itu.

Hati Yang Sempurna

Pada suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah yang ada di kota itu. Banyak orang kemudian berkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat atau goresan sedikitpun di hati pemuda itu. Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT4pXAAIGpWAccpBVdWKwPsHcq-ufmjGZRdXLtKx1CGWFJtZjqywlKSxZVf_yr587uPy4V9N6KDu5l_vKZXmm8MC7r6RQlqQi3hDlXdPSmAaADHxu6wqXL-Ug2B47lWNP7Im3A8SAFwIw/s320/heart-208.jpg

Tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak dari kerumunan, tampil ke depan dan berkata " Mengapa hatimu masih belum seindah hatiku ?". Kerumunan orang-orang dan pemuda itu melihat pada hati pak tua itu. Hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka, dimana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lain ditempatkan di situ; namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisi potongan yang tidak rata. Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubang karena dicungkil dan tidak ditutup kembali. Orang-orang itu tercengang dan berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinya lebih indah ?

Pemuda itu melihat kepada pak tua itu, memperhatikan hati yang dimilikinya dan tertawa " Anda pasti bercanda, pak tua", katanya, "bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna sedangkan hatimu tak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan". " Ya", kata pak tua itu, " hatimu kelihatan sangat sempurna meski demikian aku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. Lihatlah, setiap bekas luka ini adalah tanda dari orang-orang yang kepadanya kuberikan kasihku, aku menyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutup kembali sobekan yang kuberikan. Namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yang kasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku akan cinta kasih yang telah bersama-sama kami bagikan.

Adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya. Hal itulah yang meninggalkan lubang-lubang sobekan. Memberikancinta kasih adalah suatu kesempatan. Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan aku berharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu. Sekarang, tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu ?"

Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, and merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. Sobekan itu pas, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata. Pemuda itu melihat kedalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya. Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan.

Sang Katak dan Menara



ada suatu hari ada segerombol katak2 kecil
Yang menggelar lomba lari
Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.
Penonton berkumpul bersama? mengelilingi menara untuk menyaksikan? Perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta ….
Perlombaan dimulai …..
Secara jujur tidak semua penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak menara ….
Terdengar suara :
"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH akan bisa sampai puncak."
Atau
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil … Menaranya terlalu tinggi …"
Katak2 kecil mulai berjatuhan satu persatu.
Kecuali mereka? Yang tetap semangat menaiki menara perlahan-lahan semakin tinggi ….. Dan semakin tinggi…
Penonton terus bersorak "terlalu sulit" tak seorangpun akan berhasil!!
Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi … Dia tidak akan menyerah!
Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara kecuali? Satu katak kecil yang telah berusaha keras? Menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak?
Semua katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana bisa katak ini melakukannya?
Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang telah berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan?
Ternyata
Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!
Kata bijak dari cerita ini adalah :
Jangan pernah mendengar orang lain yang mempunyai kecenderungan pesimis ….
… Karena mereka mengambil sebagian besar mimpi kita.
Dan menjauhkannya darimu.
Selalu pikirkanlah kata2 bertuah yang ada?
Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa mempengaruhi perilakumu!
Karena itu .
Tetaplah selalu :
POSITIF
Dan yang terpenting !
Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tak bisa menggapai cita-citamu!
Selalu berpikirlah :
I can do this!

Kisah Bintang Laut

Ketika fajar menyingsing, seorang lelaki tua berjalan-jalan di pinggir pantai sambil menikmati angin laut yang segar menerpa bibir pantai.

http://denisrahadian.files.wordpress.com/2008/09/starfish-1.jpg

Di kejauhan dilihatnya seorang anak sedang memungut bintang laut dan melemparkannya kembali ke dalam air. Setelah mendekati anak itu, lelaki tua itu bertanya heran;

'Mengapa engkau mengumpulkan dan melemparkan kembali bintang laut itu ke dalam air?', Tanyanya.

'Karena bila dibiarkan hingga matahari pagi datang menyengat, bintang laut yang terdampar itu akan segera mati kekeringan.' Jawab si kecil itu.

'Tapi pantai ini luas dan bermil-mil panjangnya.' Kata lelaki tua itu sambil menunjukkan jarinya yang mulai keriput ke arah pantai pasir yang luas itu.

'Lagi pula ada jutaan bintang laut yang terdampar. Aku ragu apakah usahamu itu sungguh mempunyai arti yang besar.' Lanjutnya penuh ragu. Anak itu lama memandang bintang laut yang ada di tangannya tanpa berkata sepatahpun. Lalu dengan perlahan ia melemparkannya ke dalam laut agar selamat dan hidup.

'Saya yakin usahaku sungguh memiliki arti yang besar, sekurang-kurangnya bagi yang satu ini.' Kata si kecil itu.

Kawan...sekecil apapun hal yang kita perbuat buat orang lain, percayalah hal tersebut akan membawa kita juga kepada kebaikan :)

Kisah Kesuksesan si Sulung

Di suatu pagi yang cerah dengan udara yang sejuk di sebuah pedesaan, seorang ibu sedang bercengkerama dengan ketujuh anakya, kegembiraan dan kebahagiaan serta kebersamaan terbangun dalam keluarga itu, selang beberapa saat kemudian sang anak pertama melontarkan kalimat-kalimat bijak kepada ibunya,

http://www.trijayafmplg.net/wp-content/uploads/2010/01/petani-di-sawah1.jpg

Ibu…, aku memang tidak terlalu pintar dibanding teman-temanku disekolah, tapi tolong jangan sampai engkau keluarkan kalimat BODOH untukku

Ibu…, aku memang tidak terlalu cantik / tampan dibanding anak dari teman-taman ibu, tapi tolong jangan sampai engkau keluarkan kalimat JELEK untukku

Ibu …, aku memang tidak penurut seperti anak-anak yang lain, tapi tolong jangan sampai engkau keluarkan kalimat NAKAL untukku

Ibu…, aku memang sering khilaf melanggar aturan Agama karena ketidakberdayaanku, tapi tolong jangan sampai engkau keluarkan kalimat DURHAKA untukku

Ibu…, sampai hari aku belum mampu membalas segala jasamu dan belum mampu membahagiakan sebagaimana keinginanmu, tapi tolong jangan sampai keluarkan kalimat GAK TAHU DIRI untukku

Ibu…, kalau sampai hari ini aku masih sering lupa mendoakanmu karena kesibukanku, tolong jangan hentikan air mata do’amu untukku dan jangan pula sepatah kata laknatpun keluar dari bibirmu, Ibu itupun kemudian meneteskan air matanya, apa arti air mata ibu ini ?

Alkisah Beberapa tahun kemudian…., seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah setengah baya. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. ”Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si pemuda. “Oh…saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore untuk menengok anak saya yang ke dua”, jawab ibu itu. ”Wouw… hebat sekali putra ibu”, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.” Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya bu? Bagaimana dengan kakak dan adik-adik nya?” ”Oh ya tentu”, si Ibu bercerita : ”Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat berkerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, dan yang ke tujuh menjadi Dosen di sebuah perguruan tinggi terkemuka di Semarang.””
Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. ”Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ?” Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, ”Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.” kata sang Ibu.
Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu… mungkin ibu agak kecewa ya dengan anak ibu yang pertama, karena adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi seorang petani?”

Apa jawab sang ibu..???
Apakah anda ingin tahu jawabannya..???

…...Dengan tersenyum ibu itu menjawab :
”Ooo …tidak, tidak begitu nak….Justru saya SANGAT SANGAT BANGGA dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”… Pemuda itu terbengong….

………, sejenak kita bertanya pada diri kita sendiri, bagaimana kondisi adik-adik kita hari ini ? bagaimana pula kakak-kakak kita ? lalu bagaimana pula dengan ibu dan Ayah kita…………., apa yang telah kita berikan untuk mereka, adakah setetes air mata do’a untuk keselamatan dunia dan akhiratnya? Hari ini ? kemarin ? atau esok ?

………, Semua orang di dunia ini penting. Buka mata kita, pikiran kita, hati kita. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca semua peristiwa itu sampai selesai.

“HAL YANG PALING PENTING DI DUNIA INI BUKAN BERTANYA TERUS SIAPA KITA ? tetapi APA KARYA YANG SUDAH KITA CIPTA DAN APA YANG TELAH KITA LAKUKAN UNTUK SAUDARA-SAUDARA KITA DAN ORANG LAIN ? ”